Intelegent dan investigasi Potensi Konflik Masyarakat

Pelatihan Mengelola Orang (Tim) dan Hubungan

DESKRIPSI

Dengan kondisi masyarakat Indonesia yang diwarnai oleh berbagai keanekaragaman, harus disadari bahwa masyarakat Indonesia menyimpan potensi konflik yang cukup besar, baik konflik yang bersifat vertikal maupun bersifat horizontal. Konflik vertikal di sini dimaksudkan sebagai konflik antara pemerintah dengan rakyat, termasuk di dalamnya adalah konflik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Sedangkan konflik horizontal adalah konflik antarwarga masyarakat atau antarkelompok yang terdapat dalam masyarakat.

Dalam dimensi vertikal, sepanjang sejarah sejak proklamasi Indonesia hampir tidak pernah lepas dari gejolak kedaerahan berupa tuntutan untuk memisahkan diri. Kasus Aceh, Papua, Ambon merupakan konflik yang bersifat vertikal yang bertujuan untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kasus-kasus tersebut merupakan perwujudan konflik antara masyarakat daerah dengan otoritas kekuasaan yang ada di pusat. Konflik tersebut merupakan ekspresi ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah pusat yang diberlakukan di daerah.

Di samping itu juga adanya kepentingan-kepentingan tertentu dari masyarakat yang ada di daerah. Kebijakan pemerintah pusat sering dianggap memunculkan kesenjangan antardaerah, sehingga ada daerah-daerah tertentu yang sangat maju pembangunannya, sementara ada daerah-daerah yang masih terbelakang. Dalam hubungan ini, isu dikhotomi Jawa-luar Jawa sangat menonjol, di mana Jawa dianggap merepresentasikan pusat kekuasaan yang kondisinya sangat maju, sementara banya daerah-daerah di luar Jawa yang merasa menyumbangkan pendapatan yang besar pada negara, kondisinya masih terbelakang.

TUJUAN
• Memberikan pengetahuan mengenai Sistem deteksi & peringatan dini (Early warning system)
• Memberikan pengetahuan praktis mengenai Tehnik investigasi (penyelidikan

MATERI
1. Pengertian Intelijen
2. Sistem deteksi & peringatan dini (Early warning system) fungsi intelijen dalam pengamanan.
3. Penilaian ancaman, Skala penilaian informasi dan analisa praktis (pengujian hypotesa).
4. Tehnik investigasi (penyelidikan) intelijen : Tehnik dan taktik, dan min operasional penyelidikan.
5. Kontra pengamanan
6. Penggalangan (community development).
7. Teknik Interogasi
8. Pembentukan dna pembinaan jaringan Intelijen
9. Administrasi intelijen
10. Produk Intelijen

 

Jadwal Berdiklat Training 2021

 

  • 5 – 6 Januari 2021 | 19 – 20 Januari 2021
  • 9 – 10 Februari 2021 | 23 – 24 Februari 2021
  • 9 – 10 Maret 2021 | 30 – 31 Maret 2021
  • 13 – 14 April 2021 | 20 – 21 April 2021
  • 4 – 5 Mei 2021 | 18 – 19 Mei 2021
  • 15 – 16 Juni 2021 | 29 – 30 Juni 2021
  • 6 – 7 Juli 2021 | 21 – 22 Juli 2021
  • 11 – 12 Agustus 2021 | 24 – 25 Agustus 2021
  • 14 – 15 September 2021 | 28 – 29 September 2021
  • 12 – 13 Oktober 2021 | 26 – 27 Oktober 2021
  • 9 – 10 November 2021 | 23 – 24 November 2021
  • 7 – 8 Desember 2021 | 14 – 15 Desember 2021

 

Investasi dan Lokaspelatihan:

  • Yogyakarta
  • Jakarta
  • Bandung
  • Bali
  • Surabaya
  • Lombok

Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas :

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal)
  • Module / Handout 
  • Flashdisk
  • Sertifikat 
  • FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive
  • Training room full AC and Multimedia
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments