Teknik Pembuatan Produk Pertanian Berbasis Bio (Biofertilizer, Bioinsektisida, Biofungisida, dan Biodekomposer)

Alamat Kantor

Jalan Raya Tajem, Dukuh Pokoh Baru, Perum Kampung Asri 2 No B2, RT 2 / RW 19,
Kelurahan Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kab. Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta, 55584. Telp : (0274) 4530527

[block]0[/block] Training Teknik Pembuatan Produk Pertanian Berbasis Bio (Biofertilizer, Bioinsektisida, Biofungisida, dan Biodekomposer)41

Pelatihan Teknik Pembuatan Produk Pertanian Berbasis Bio (Biofertilizer, Bioinsektisida, Biofungisida, dan Biodekomposer)

DESKRIPSI

Pembangunan pertanian di indonesia saat ini memasuki masa transisi dari orientasi pertanian dengan pola subsisten kepada pola komersial. Pergeseran tersebut membawa konsekuensi penggunaan pestisida sebagai salah satu komponen penting dalam mengatasi organisme pengganggu tanaman (OPT), salah satu kendala bagi pembangunan pertanian yang berorientasi ekonomi. Sementara itu pengendalian penyakit tanaman menggunakan bahan-bahan kimia kini mulai dihindari karena berdampak negatif bagi lingkungan, oleh karena itu penggunaan fungisida nabati (biofungisida) mutlak diperlukan untuk mengurangi dampak negtif bagi lingkungan kami mengajak para petani dan pengusaha di bidang pertanian untuk mengenal lebih jauh tentang teknik pembuatan produk pertanian yang berbasis Biofertilizer, Bioinsektisida, Biofungisida, dan Biodekomposer.

Setiap tanaman memerlukan paling tidak 16 unsur atau zat untuk pertumbuhannya yang normal, dari 16 unsur tersebut, tiga unsur (C,O,H) diperoleh dari udara, dan 13 unsur lainnya diperoleh dari tanah (N, P, K, Ca, Mg, S, Cl, Fe, Mn, Cu, Zn, B, Mo). Dari ke-13 unsur tersebut hanya enam unsur yang diambil tanaman dalam jumlah besar (unsur makro) yaitu N, P, K, S, Ca, dan Mg. Biofertilizer atau pupuk mikrobiologis atau pupuk hayati merupakan pupuk yang mengandung mikroorganisme hidup yang ketika diterapkan pada benih, permukaan tanaman, atau tanah, akan mendiami rizosfer atau bagian dalam dari tanaman dan mendorong pertumbuhan dengan meningkatkan pasokan nutrisi utama dari tanaman. Keunggulan dari pupuk hayati ini yaitu tidak akan meninggalkan residu pada hasil tanaman sehingga aman bagi kesehatan makhluk hidup terutama manusia.

Sedangkan Bioinsektisida adalah tumbuhan yang bersifat racun, menghambat pertumbuhan dan perkembangan, tingkah laku, perkembangbiakan, kesehatan, mempengaruhi hormon, penghambat makan, membuat mandul, sebagai pemikat, penolak, dan aktivitas lainnya yang dapat mempengaruhi organisme pengganggu tanaman. Insektisida sintetik dapat digantikan dengan Bioinsektisida sebagai upaya solusi untuk pemecahan permasalahan di bidang pertanian dan perkebunan. Beberapa bahan tanaman yang digunakan sebagai sumber bioinsektisida adalah daun mimba (Azadirachta indica), daun paitan (Tithonia diversifolia), daun sirih (Piper betle Linn.), akar philodendron (Philodendron martianum), akar philodendron jari (Philodendron bipinnatifidum), akar monstera (Monstera deliciosa), dan akar tuba (Derris elliptica).

Bio fungisida merupakan Agen Hayati dengan kandungan mikro organisme penghasil racun Gliotoxin dan varidin sebagai anti biotika pengedali penyakit cendawan yang menyerang tanaman padi, palawija dan holtikultura. Salah satu mikroorganisme fungsional yang dikenal luas sebagai pupuk biologis tanah dan biofungisida adalah jamur Trichoderma, sp, mikroorganisme ini adalah jamur penghuni tanah yang dapat diisolasi dari perakaran tanaman lapangan. Penggunaan pupuk biologis dan biofungisida Trichoderma, sp memang tidak memperlihatkan dampak manfaatnya secara langsung seperti pupuk ataupun fungisida kimia. Dengan penggunaan rutin secara berkala pupuk biologis dan biofungisida Trichoderma, sp akan memberikan mafaat yang lebih baik daripada pupuk dan fungisida kimia.

Biodekomposer atau komponen biotic merupakan komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup, organisme yang menguraikan bahan organik menjadi anorganik untuk kemudian digunakan oleh produsen. Dekomposer dapat disebut juga sebagai organisme detritivor atau pemakan bangkai. Dekomposer disebut juga pengurai karena adanya perombak yang memungkinkan zat-zat organik terurai dan mengalami daur ulang kembali menjadi hara. Yang termasuk kelompok perombak adalah bakteri dan jamur.

MANFAAT

Training teknik pembuatan produk pertanian berbasis bio (biofertilizer, bioinsektisida, biofungisida, dan biodekomposer) ini sebagai alat bantu untuk para petani padi maupun sayuran untuk  mengetahui teknik pembuatan baik pupuk maupun pestisida alami  yang tidak merusak lingkungan sekitar, sehingga dapat menghasilkan padi dan sayuran yang berkualitas baik atau bermutu tinggi.

MATERI

OUTLINE MATERI :
  1. Pengertian Dasar Tentang Teknik Pertanian Berbasis Bio
  2. Cara Memilih Pupuk dan Pestisida Berbasis Bio yang Tepat
  3. Jenis – Jenis Pupuk dan Pestisida Berbasis Bio
  4. Teknik Penggunaan Pupuk dan Pestisida Berbasis Bio yang Benar

Menghasilkan Hasil Pertanian dan Perkebunan yang Berkualitas Baik

PESERTA

Kelompok UKM di daerah, pengusaha perkebunan sayur , pengusaha tanaman hias, dan instrument lain yang berhubungan dengan pertanian dan perkebunan

METODE

· Presentasi

· Diskusi

· Case Study

· Simulasi

Evaluasi

Tim Instruktur :

Ir. Dyah Arbiwati, MP / Dr. Ir. Susila Herlambang, M. Si and Team

(Pakar dalam bidang agriculture, akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta).

Jadwal Pelatihan Berdiklat Training 2019 :

  • 15 sd 16 Januari 2019
  • 29 sd 30 Januari 2019
  • 12 sd 13 Februari 2019
  • 26 sd 27 Februari 2019
  • 5 sd 6 Maret 2019
  • 19 sd 20 Maret 2019
  • 9 sd 10 April 2019
  • 23 sd 24 April 2019
  • 7 sd 9 Mei 2019
  • 21 sd 22 Mei 2019
  • 12 sd 13 Juni 2019
  • 25 sd 26 Juni 2019
  • 9 sd 10 Juli 2019
  • 23 sd 24 Juli 2019
  • 13 sd 14 Agustus 2019
  • 27 sd 28 Agustus 2019
  • 10 sd 11 September 2019
  • 24 sd 25 September 2019
  • 8 sd 9 Oktober 2019
  • 22 sd 23 Oktober 2019
  • 5 sd 6 November 2019
  • 21 sd 20 November 2019
  • 3 sd 4 Desember 2019
  • 17 sd 18 Desember 2019

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Biaya dan Lokasi Pelatihan :

  • Jakarta : Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget | Biaya Pelatihan : Rp. 7.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Bandung : Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. Rp. 7.000.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Surabaya : Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel | Biaya Pelatihan : Rp.6.800.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 6.800.000 / peserta(Minimal 2 Peserta).
  • Bali : Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions | Biaya Pelatihan : Rp. 6.500.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).
  • Lombok : Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel | Biaya Pelatihan : Rp. 7.000.000 / peserta (Minimal 3 Peserta).

Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan. Apabila ada pertayaan mengenai materi, biaya, lokasi, jadwal dan penawaran lainnya, hubungi kami di nomor 0823-2382-3308 atau0853-2672-5665.

Fasilitas Pelatihan di Berdiklat Training :

  1. Penjemputan dari Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal.
  2. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  3. Transportasi Peserta ke tempat pelatihan.
  4. 2x Coffe Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  5. Training Room Full AC and Multimedia.
  6. Free Bag or Bagpackers (Tas Training).
  7. Softfile Foto Training
  8. Sertifikat Pelatihan.
  9. Souvenir Exclusive.
Something is wrong.
Instagram token error.
Load More

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*